Lebih lanjut Win Rizal menjelaskan bahwa dinamika pergerakan wisatawan dan tingkat hunian hotel masih dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari pola perjalanan akhir tahun hingga aktivitas ekonomi dan agenda pariwisata daerah.
Dengan capaian 6,04 juta perjalanan hingga Oktober 2025, Bengkulu di nilai memiliki peluang besar untuk terus meningkatkan geliat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Pergerakan wisnus cukup tinggi, tetapi belum sepenuhnya mengangkat tingkat penghunian kamar. Ke depan, di perlukan integrasi promosi dan peningkatan daya tarik wisata agar pengunjung betah lebih lama,” pungkasnya.












