Makanan seperti oat, jagung, gandum hitam, kentang, brokoli, dan stroberi memiliki kandungan phytates.
Namun, jika makanan tersebut dimasak terlebih dahulu, kadar phytate dapat menurun sehingga risiko terhambatnya kalsium menjadi lebih kecil.
Jadi, kentang yang direbus terlebih dahulu atau oat yang diseduh atau dimasak lebih aman bagi proses penyerapan kalsium dalam tubuh.
5. Makanan tinggi fosfor
Fosfor dalam jumlah besar dapat mengganggu penyerapan kalsium. Makanan tinggi fosfor meliputi minuman berkarbonasi (soda), daging olahan, dan beberapa jenis makanan cepat saji.
Mengonsumsi makanan yang tinggi fosfor bisa menguras kalsium di dalam tubuh. Ini mengakibatkan kondisi hiperkalsiuria yang dapat menipiskan tulang sehingga rentan dengan patah tulang dan osteoporosis.











