BENGKULUTERKINI.ID – Kabar baik bagi Pasangan Usia Subur (PUS) di Kabupaten Mukomuko. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) memastikan layanan Keluarga Berencana (KB) gratis di seluruh fasilitas kesehatan (faskes) tetap berlanjut pada tahun 2026 ini.
Kepastian ini menyusul keputusan DPPKBP3A untuk memperpanjang jalinan kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan seluruh puskesmas dan rumah sakit yang ada di wilayah “Kapuang Sati Ratau Batuah”.
Kepala DPPKBP3A Kabupaten Mukomuko, Bustam Bustomo, mengungkapkan bahwa sinergi ini melibatkan seluruh lini infrastruktur kesehatan di daerah. Tercatat ada 17 puskesmas, RSUD Mukomuko, hingga rumah sakit swasta seperti RSIA Al-Barra yang kembali menjadi mitra strategis pemerintah.
”Kerja sama dalam bentuk MoU dengan semua faskes masih tetap berlanjut tahun ini. Hal ini merupakan upaya kami untuk terus meningkatkan capaian pelayanan KB dan memastikan masyarakat mendapatkan akses kontrasepsi yang mudah dan berkualitas,” ujar Bustam Bustomo, Jumat (6/3/2026).
Bustam menjelaskan, kerja sama ini tidak hanya untuk layanan KB biasa, tetapi juga mencakup lima jenis alat kontrasepsi unggulan. Salah satu fokus utamanya adalah Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yang meliputi pemasangan IUD, Implant, hingga tindakan medis khusus seperti MOW (Metode Operasi Wanita/Tubektomi) dan MOP (Metode Operasi Pria/Vasektomi).











