Meskipun begitu, bukan berarti kamu bisa bebas mengirim semua jenis pesan kepada pasangan. Ustadz Hanan Attaki mengungkapkan bahwa chatting itu dapat menjadi hal yang positif.
Namun, masalahnya muncul ketika isi chatting terlalu romantis, intim, atau mencari perhatian yang bersifat terlalu pribadi dan sensitif. Ini sangat tidak dianjurkan.
Hal tersebut dapat memicu hasrat atau nafsu, yang pada akhirnya bisa membatalkan puasa, serta sangat dilarang untuk dilakukan.
Ini tidak hanya berlaku untuk pasangan saja, tetapi juga untuk lawan jenis meskipun mereka adalah teman.
Singkatnya, intinya adalah apa yang kamu bicarakan dalam chat tersebut, bukan dengan siapa kamu berkomunikasi.
Oleh karena itu, penting untuk menetapkan batasan saat mengirim pesan kepada pasangan.
Sebaiknya, hindarilah untuk mengirim pesan yang terlalu pribadi kepada lawan jenis. Ini juga dilakukan untuk mencegah terjadinya dosa.
Dengan demikian, alangkah baiknya jika selama menjalani ibadah puasa, kamu menghindari hal-hal yang dilarang agar semua amal ibadahmu di bulan puasa mendapatkan berkah dari Allah SWT. Selain itu, hal ini juga dilakukan agar puasamu tidak sia-sia.












