Sejak saat itu Wironini percaya bahwa bukan karena air mujarab yang membuat minumannya laku namun karena usaha dan kerja keras serta keyakinan terhadap Sang Penciptalah yang membuatnya berhasil.
Konon tempat tinggal Sutojayan berubah menjadi kebon mangga yang sangat subur dan menghasilkan mangga yang bagus kualitasnya.
Oleh orang Pasuruan daerah tersebut diberi nama Kebonmangga Pohjentrek. Lalu minuman yang dibuat Wironini diberi nama Jamu Kebonagung.
Nama Wironini, Wirogunan serta Sutojayan pun dijadikan nama tempat di Pasuruan sampai sekarang.
Setelah mendengar cerita di atas ternyata Jamu Kebonangun memiliki cerita yang menarik dan menambah wawasan tentunya. Jamu Kebonangun menjadi bukti cerita masyarakat pasuruan yang terkenal dengan rempah-rempahnya yang melimpah.












