Kuahnya kental, mengilap, dan menyelimuti setiap potongan daging dengan sempurna. Saat disajikan hangat bersama nasi putih, aromanya saja sudah cukup membuat perut keroncongan.
Keistimewaan hidangan ini terletak pada kekayaan bumbunya. Jintan, ketumbar, adas manis, kayu manis, dan berbagai rempah pilihan lainnya berpadu dengan santan, menciptakan rasa manis dan gurih yang seimbang.
Tidak ada rasa yang saling menutupi, semuanya menyatu dengan harmonis. Setiap suapan menghadirkan sensasi hangat dan dalam, khas masakan tradisional yang dimasak dengan penuh kesabaran.
Proses pembuatannya sendiri sebenarnya tidak rumit, namun membutuhkan ketelatenan. Bumbu-bumbu dihaluskan hingga lembut, lalu ditumis hingga harum. Potongan daging dimasukkan dan diaduk perlahan agar bumbu meresap sempurna. Proses memasak dilakukan dengan api kecil, membiarkan rempah bekerja pelan-pelan hingga daging menjadi empuk dan kuah mengental dengan warna hitam kecokelatan yang menggoda.












