“Ini bukan sekadar kegiatan keagamaan. Ini adalah mitigasi langit. Kita berharap Bengkulu selalu di jaga oleh Allah subḥānahu wa ta’ala dari berbagai bencana,” ujar Helmi Hasan usai melepas rombongan.
Helmi juga mengingatkan bahwa hakikat penciptaan manusia bukan hanya untuk urusan duniawi, melainkan untuk beribadah. Ia menilai masjid memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai tempat salat, tetapi juga pusat peradaban umat.
Dalam kesempatan itu, Helmi kembali menegaskan program Pemprov Bengkulu untuk membuka masjid selama 24 jam. Program tersebut ditujukan untuk menghidupkan budaya salat berjamaah, khususnya bagi kaum laki-laki.












