Kandungan antioksidan yang paling banyak ditemui dalam hazelnut adalah fenolik. Fenolik terbukti dapat menurunkan kolesterol darah dan peradangan.
2. Menurunkan kolestrol
Hazelnut kaya akan antioksidan dan lemak sehat, sehingga dapat meningkatkan potensi antioksidan serta menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Studi terhadap 21 orang dengan kadar kolesterol tinggi yang mengonsumsi menehui asupan kalori harian mereka dengan hazelnut, menunjukkan bahwa kadar kolesterol, trigliserida, dan kolesterol jahat LDL dalam tubuh mereka menjadi berkurang.
Peserta penelitian juga mengalami peningkatan kesehatan arteri dan berkurangnya penanda peradangan dalam darah.
3. Mencegah penyebaran penyakit kanker
Konsentrasi tinggi senyawa antioksidan, vitamin, dan mineral dalam hazelnut merupakan zat anti kanker yang bermanfaat mencegah penyebaran penyakit kanker.
Di antara kacang lainnya seperti pecan dan pistachio, hazelnut memiliki konsentrasi antioksidan tertinggi yang dikenal sebagai proanthocyanidins.
Selain itu, hazelnut kaya akan vitamin E, antioksidan kuat lainnya yang dapat memberi perlindungan terhadap kerusakan sel yang dapat menyebabkan atau memicu kanker.
4. Bisa mengurangi peradangan
Mengonsumsi hazelnut secara rutin, terbukti dapat mengurangi peradangan, karena hazelnut memiliki kandungan lemak sehat yang cukup tinggi.











