Selain kursi roda, dukungan materil juga di serahkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi dan kesehatan Ansuri. Para pemimpin daerah itu juga memberikan motivasi dan penguatan spiritual agar ia tetap sabar dan tabah menjalani ujian hidup.
Dalam pesan yang di sampaikan, mereka mengingatkan bahwa setiap cobaan adalah bagian dari ketentuan Tuhan, dan kesabaran akan berbuah kebaikan.
Momen tersebut menjadi cerminan bahwa Safari Ramadan bukan hanya agenda seremonial, tetapi juga ruang untuk menghadirkan empati dan perhatian langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Tetap tabah, Pak Ansuri. Semua ini adalah ketentuan Allah. Perbanyaklah ibadah dan teruslah mengharap rida-Nya,” pesan mereka, memberikan penguatan bahwa meski kaki telah hilang, derajat di mata Tuhan bisa tetap menjulang tinggi.
Kunjungan itu sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan bahwa warga, terutama yang tengah menghadapi kesulitan, tidak merasa sendiri. Di tengah keterbatasan fisik yang di alami Ansuri, secercah harapan kini kembali menyala membawa keyakinan bahwa kepedulian masih nyata hadir di Bumi Rafflesia. (Firman)












