<strong>BENGKULUTERKINI.ID</strong> - Menjadi pelupa memang hal yang wajar, terutama ketika kita lelah atau terlalu banyak pikiran. Namun, jika sering terjadi dan semakin parah, bisa jadi itu tanda otak mulai kehilangan daya ingat. Tanpa disadari, ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang bisa mempercepat penurunan fungsi otak dan membuat seseorang lebih cepat pikun. Berikut tujuh kebiasaan buruk yang perlu kamu hindari agar otak tetap sehat dan tajam menurut channel Youtube @Info-Kesehatanid : 1. Kurang Tidur Tidur yang cukup sangat penting untuk menjaga kesehatan otak. Saat tidur, otak memproses informasi dan memperkuat ingatan. Jika kamu sering begadang atau tidur kurang dari 6 jam per malam, proses ini terganggu, sehingga daya ingat menurun. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini bisa meningkatkan risiko demensia.<!--nextpage--> 2. Jarang Melatih Otak Otak perlu latihan, sama seperti otot tubuh. Terlalu sering melakukan aktivitas yang monoton tanpa tantangan mental membuat otak menjadi “malas”. Cobalah melakukan kegiatan yang melatih otak seperti membaca, bermain teka-teki, belajar bahasa baru, atau bermain alat musik. Aktivitas ini membantu menjaga sel-sel otak tetap aktif dan sehat. 3. Pola Makan Tidak Sehat Konsumsi makanan tinggi gula, lemak jenuh, dan makanan olahan dapat mempercepat penuaan otak. Sebaliknya, otak membutuhkan nutrisi seperti omega-3, vitamin B, dan antioksidan untuk berfungsi optimal. Pola makan tidak sehat dapat merusak pembuluh darah otak dan meningkatkan risiko Alzheimer serta gangguan memori lainnya.<!--nextpage--> 4. Kurang Aktivitas Fisik Jarang bergerak tidak hanya berdampak pada tubuh, tetapi juga pada otak. Aktivitas fisik membantu meningkatkan aliran darah ke otak dan merangsang pertumbuhan sel otak baru. Orang yang jarang berolahraga cenderung memiliki fungsi kognitif yang lebih rendah dibanding mereka yang rutin berolahraga minimal 30 menit setiap hari. 5. Terlalu Banyak Stres Stres kronis melepaskan hormon kortisol dalam jumlah berlebih yang dapat merusak sel-sel otak, terutama di area hippocampus — bagian otak yang berperan penting dalam mengingat. Jika tidak dikelola dengan baik, stres dapat menyebabkan sulit fokus, mudah lupa, hingga gangguan memori jangka panjang.<!--nextpage--> 6. Terlalu Sering Multitasking Banyak orang menganggap multitasking sebagai kemampuan hebat, padahal justru bisa memperburuk kinerja otak. Otak manusia sebenarnya tidak dirancang untuk fokus pada banyak hal sekaligus. Terlalu sering berpindah perhatian membuat otak cepat lelah dan sulit menyimpan informasi secara efektif, yang pada akhirnya menurunkan daya ingat. 7. Isolasi Sosial atau Kurang Berinteraksi Berinteraksi dengan orang lain bukan hanya bermanfaat secara emosional, tetapi juga penting untuk kesehatan otak. Kurangnya interaksi sosial membuat otak jarang terstimulasi, sehingga kemampuan berpikir dan mengingat bisa menurun. Sebaliknya, hubungan sosial yang positif dapat menjaga kesehatan mental dan fungsi kognitif lebih lama. Dyah<!--nextpage-->