Sementara itu, pada perempuan sehat, kadar normal hemoglobinnya bisa sekitar 12-16 g/dL dan hematokrit sebesar 34,9-44,5 persen.
Perbedaan inilah yang membuat wanita lebih rentan mengalami anemia daripada laki-laki.
3. Menstruasi berat
Menstruasi berat atau menorrhagia juga menjadi salah satu penyebab terjadinya anemia pada remaja wanita dan dewasa.
Pada perempuan, asupan zat besi tidak hanya digunakan untuk mendukung pertumbuhan, tetapi juga digunakan untuk mengganti zat besinya yang hilang karena menstruasi setiap bulannya.
Ketika haid berlangsung lebih lama dan darah yang keluar juga lebih banyak dari biasanya, Anda berisiko mengalami kekurangan darah. Ini karena volume darah yang terbuang cenderung lebih banyak daripada yang dihasilkan.












