BENGKULUTERKINI.ID – Engine mounting merupakan komponen krusial yang bertugas menyangga mesin pada sasis mobil agar tetap stabil serta meminimalisir hantaran getaran ke dalam kabin saat mesin beroperasi. Sebagai penghubung utama antara mesin dan rangka, komponen ini memastikan setiap guncangan dari mesin tidak langsung dirasakan oleh penumpang.
Jika bagian ini rusak, mesin berisiko bergeser dari posisinya, memicu kebisingan, hingga berpotensi merusak komponen kendaraan lainnya.
Ciri-Ciri Kerusakan pada Engine Mounting
Untuk menjaga performa mobil, Anda perlu mewaspadai beberapa indikasi kerusakan berikut:
Munculnya Bunyi Ketukan atau Decitan
Suara aneh ini biasanya terdengar saat mesin mulai dinyalakan, yang dipicu oleh gesekan antara mesin dengan dudukannya yang sudah tidak lagi kokoh.
Guncangan yang Berlebihan
Getaran kuat yang terasa hingga ke area dasbor atau setir saat menghidupkan mesin menandakan bahwa karet peredam pada mounting sudah kehilangan kemampuannya untuk meredam hentakan.
Akselerasi yang Tidak Halus
Kerusakan pada komponen ini membuat penyaluran tenaga ke sistem transmisi menjadi terhambat, sehingga muncul sensasi hentakan atau guncangan saat mobil menambah kecepatan atau berpindah gigi.












