BENGKULUTERKINI.ID – Selain fokus pada pembangunan fisik dan ekonomi, konsolidasi yang dilakukan Menteri Desan dan Pembangunan Desa Tertinggal (PDT) RI juga menyoroti satu ancaman serius, yaitu narkoba. Yandri menyatakan perang terhadap narkoba harus dimulai dari desa.
“Kita ingin desa-desa di Bengkulu peduli terhadap pemberantasan narkoba, baik itu pemakai maupun peredarannya,” tegas Yandri.
Atas perintah Presiden, lanjut Yandri, narkoba telah menjadi salah satu musuh utama bangsa. Untuk itu, Kemendes PDTT bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggulirkan program Desa Bersinar atau Desa Bersih Narkoba.












